'Hari ini saya ada urusan di luar. Sorry baru ngabarin, soalnya saya lupa. Kamu di hotel aja, atau kalau mau jalan-jalan juga boleh. Tapi jangan kejauhan, kalau hilang saya bingung nyarinya.' Read. Satu pesan baru itu Ayna baca tanpa niat untuk membalas. Bisa-bisanya pria itu pergi tapi baru bilang. Dan alasannya lupa? Ayna berdecak heran. Ingin memaki, tapi pria itu atasannya. Alhasil Ayna hanya bisa bersabar. Hari sudah menjelang siang, tetapi rasanya Ayna enggan beranjak dari tempat tidur. Dari banyaknya tempat, tetap kasur pemenangnya. Karena masih nyaman rebahan tubuh wanita itu berguling ke segala arah. Ah, iya, Ayna juga tidak ada niat mandi, karena kalau tidak ada agenda ke luar dia musuhan sama air. Sambil berguling tidak jelas Ayna berfikir serta menerka ke mana perginya Varr

