"Varrel? Kamu benar-benar nolak bantuan ayahku? Perusahaan kamu lagi ngga stabil, bisa dibilang lagi diambang kejatuhan." "Persyaratan yang tidak masuk akal. Menurut logikamu saja, apa perlu saya menjelaskan? Urusan perusahaan tidak ada kaitannya sama masalah pribadi." Sabar. Haya itu yang bisa Laura lakukan saat ini. "Sebetulnya ini semua salah kamu, Rel. Andai kamu sama Ayna ngga menikah, masalahnya ngga akan seperti ini. Kalau kita jadi menikah pasti ayah akan bantu sampai perusahaan kamu stabil seperti dulu." Mendengar itu Varrel tertawa kecil. Tidak ada yang melawak memang, tapi baginya apa yang Laura katakan sangat lucu. Entah apa yang membuat wanita itu terobsesi padahal pertemuan mereka terbilang sangat singkat. Varrel mengalihkan fokusnya dari laptop ke Laura. Ditatap lekat o

