Kabar Bahagia

1206 Kata

"Tadi kamu mau ngomong apa, Ay?" "Hah? Engga, ngga jadi, nanti aja. Kamu beneran ngga mau sarapan dulu? Aku udah siapin loh padahal." "Aku buru-buru, Ay, nanti bisa makan di kantor kalau engga sekalian makan siang," jawab Varrel sambil memfokuskan tatapannya pada layar ponsel. Ayna meremas kuat test pack di tangannya. Perlahan namun pasti, dia memasukan benda itu ke dalam saku celana. Niat hati ingin memberi kabar soal kehamilannya, tapi lagi-lagi niat Ayna harus tertunda. Memang dia bisa langsung memberitahu, tapi melihat suaminya sangat buru-buru Ayna merasa ini bukan waktu yang tepat. Setelah membalas beberapa pesan yang masuk Varrel mematikan ponselnya lalu dimasukkan ke dalam jas. Tatapannya kini beralih ke Ayna yang tiba-tiba diam. Didekatinya wanita itu, lalu Varrel memegang pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN