DI DALAM KAMAR — MALAM YANG BERBEDA Sementara di luar sana, Sagara berjuang mempertaruhkan nyawanya melawan para preman di tengah gelap dan dinginnya malam— di rumah, Gavin justru baru saja selesai menaklukkan amarah Laura — Selesai bermain-main di atas ranjang. Suasana kamar masih dipenuhi aroma lembut dan sisa napas yang belum sepenuhnya tenang. Laura terbaring di pelukan Gavin, tubuhnya lemas, napasnya pelan dan tidak beraturan. Sementara Gavin, dengan wajah puas bercampur lega, menatap wanita yang kini berdiam di dadanya itu. “Heeemm...” Gavin mengusap lembut rambut istrinya yang terurai di bantal. “Kasihan banget istri Mas ini, lemas, ya?” Nada suaranya lembut—setengah bercanda, setengah manja. Namun Laura tidak menjawab. Hanya diam. Mata beningnya menatap kosong k

