SEASON 2 // Bab 28

1442 Kata

Beberapa jam kemudian… Malam semakin larut, namun Laura masih juga belum bisa memejamkan matanya. Ia hanya terdiam di ranjang, matanya kosong menatap langit-langit kamar, pikirannya terus dipenuhi bayangan kejadian yang baru saja terjadi bersama Gavin. Dadanya terasa sesak. Setiap kali mengingat tatapan penuh nafsu sekaligus amarah dari suaminya tadi, jantungnya berdegup tak karuan. Namun, ada satu hal yang justru lebih membuatnya gelisah malam itu—Gavin tak kunjung kembali ke kamar. “M-Mas Gavin ke mana, ya? Kok sampai sekarang belum juga balik…?” bisiknya dalam hati, suara batinnya terdengar gugup. Kekhawatiran itu kian membesar, menyesakkan hingga membuatnya menggigit bibir sendiri. “J-Jangan-jangan… Mas Gavin pergi nemuin Kak Bella lagi?” pikirnya, seketika hatinya mencelos.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN