Albert tiba di markas miliknya pada pagi yang berkabut, langkah kakinya pasti dan tegas, setiap gerakan menunjukkan ketegangan dan kemarahan yang menggelegak dari dalam dirinya. Ia menatap sekeliling, markas itu sepi di bagian luar karena semua anak buah musuh bersembunyi ketakutan setelah mendengar kabar tentang keberaniannya. Tapi Albert tidak peduli. Ia tahu, musuh yang kemarin mencoba menyerang dan menculik Kiara dan Valentina harus merasakan balasan yang setimpal. Segera setelah menembus pintu markas, Albert menyerbu dengan kecepatan luar biasa. Setiap pukulan yang ia lakukan bukan hanya menghancurkan fisik lawan, tapi juga membuat mereka merasakan ketakutan yang sebelumnya hanya mereka dengar dari cerita bawah tanah. Tubuh-tubuh musuh terjungkang, beberapa bahkan berlari mencoba mel

