Bab 201

2980 Kata

Mobil Albert berhenti perlahan di halaman rumah besar itu ketika matahari sudah turun, menyisakan cahaya jingga yang membelah langit. Kiara masih memangku Valentina yang tertidur, sementara Albert keluar terlebih dulu, memberi isyarat pada pengawal untuk membuka pintu. Namun suasana berbeda. Terlalu tegang. Terlalu sunyi. Terlalu banyak tatapan gelisah. Satu pengawal berlari kecil menuju Albert, wajahnya pucat seperti baru melihat sosok dari neraka. Kiara langsung sadar ada sesuatu yang salah dari sorot mata para penjaga itu. “Bos…,” suara pengawal itu bergetar meski ia berusaha tegas. Albert menyipitkan mata. “Apa?” Pengawal itu menelan ludah. “Victoria… dia… dia sudah tewas, Tuan.” Kiara membeku seketika. Tangannya refleks memeluk Valentina lebih erat. Sementara Albert berdiri sang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN