Pengkhianatan di Depan Pintu.

1157 Kata

​Bukti. Kata itu berputar-putar di benak Axel Ludwig, dingin dan mematikan. Foto dan klip video yang diambilnya dari balik jendela gelap penthouse cadangan Hayes bukan hanya sekadar gambar; itu adalah konfirmasi visual atas pengkhianatan yang telah menghancurkan jiwanya. Namun, di balik tekadnya, Axel masih bergumul dengan cinta dan keraguannya yang tak tersembuhkan. Ia tidak ingin percaya bahwa Luna, sahabatnya, adalah pengkhianat. ​Axel tidak tidur semalaman. Ia harus menghadapi Luna, menuntut penjelasan yang akan membebaskannya dari belenggu harapan palsu, sebelum ia mengumumkan perang total terhadap Ayahnya. ​Pagi itu, saat Luna sedang bersiap untuk ke kampus, Axel tiba di apartemen lamanya. Ia memanfaatkan celah kecil dalam pengawasan Herman, pengawal yang ditempatkan Hayes. ​Axel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN