Pintu yang Tertutup Rapat.

1332 Kata

​Axel Ludwig menghabiskan malam dalam siksaan yang kejam. Ia tidak hanya dilanda rasa bersalah karena menuduh Luna, sahabat terbaiknya, sebagai sugar baby ayahnya, tetapi ia juga berjuang melawan kenyataan bahwa kecemburuan telah memaksanya merusak satu-satunya hal berharga yang ia miliki: persahabatan mereka. Sejak awal, Axel telah mencintai Luna, cinta yang diam-diam ia pelihara, tersegel di balik ketakutan untuk mengungkapkannya dan merusak ikatan mereka. Ia rela menjadi sahabat, menjadi tempat Luna bersandar, asalkan Luna tetap ada dalam hidupnya. Namun kini, kecemburuan buta dan rasa bersalah telah menghancurkan segalanya. ​Kini, di bawah sinar matahari pagi yang cerah, Axel merasa dirinya adalah sosok yang kotor, penuh keputusasaan. Ia harus menemukan Luna, bukan hanya untuk meminta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN