47. Aku Akan Selalu di Sini

1738 Kata

Malam itu menjadi titik di mana semua potongan mulai disatukan. Nama Jeckmind_ tidak lagi sekadar jejak digital. Ia berubah menjadi identitas nyata. Dari foto seragam SMP, jalur alumni, hingga arsip fakultas seni, semuanya mengerucut pada satu nama. Argalang Diansyah. Mahasiswa aktif Fakultas Seni. Spesialis mural dan visual eksperimental. Rekam jejak bersih. Tidak banyak bicara. Tidak mencolok. Dengan bantuan orang-orang kepercayaan Ayah Kairav, data itu terkunci rapi dalam hitungan jam. Alamat. Kebiasaan. Jam pulang. Semuanya. Dan kini, mereka berdiri tepat di depannya. Kairav, Baskara, dan Garvi berdiam di balik bayangan pepohonan, beberapa meter dari sebuah rumah bergaya lama. Bangunannya berdiri kaku, dinding kusam dengan detail arsitektur era Belanda yang belum sepenuhnya runtuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN