46. Jeckmind_

1414 Kata

Kairav tidak langsung membalas. Ia merebahkan punggungnya pada sandaran kursi, menatap layar laptop yang kini gelap seperti sedang menata napas dan strategi di kepalanya sendiri. Baskara tidak menyela, hanya menggeser kursinya lebih dekat, membaca bahasa tubuh Kairav yang berubah. Lebih tenang, lebih terukur. Beberapa menit kemudian, Kairav menyalakan kembali layar dan mengetik dengan tempo yang jauh lebih santai, seolah percakapan ini hanyalah transaksi biasa antar dua orang yang sama-sama paham dunia abu-abu. “Menarik,” tulisnya. “Kami sedang membandingkan beberapa vendor. Bukan soal harga, tapi soal pengalaman. Biasanya kami butuh referensi kasus tanpa detail teknis, tentu. Cukup gambaran umum, supaya kami tahu Anda terbiasa menangani klien dengan risiko tinggi.” Pesan itu dikirim.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN