Hari itu, rumah dipenuhi semangat dan kegembiraan. Semua anggota keluarga sibuk menyiapkan perjalanan mereka ke Jepang, Disneyland menjadi tujuan utama sebagai hadiah untuk Alvano yang sudah bisa berjalan sendiri. Sarah menatap koper-koper yang sudah dibuka di ruang tamu. “Mama rasa kita harus pastiin semua perlengkapan Alvano lengkap. Pakaian, popok, makanan, mainan favoritnya…” Kavindra ikut menunduk, memeriksa daftar yang sudah ia buat. “Benar, sayang. Kita juga harus siapin paspor, tiket pesawat, dan reservasi hotel. Jangan sampai ada yang tertinggal.” Raisa duduk di sofa sambil memegang Alvano yang sedang bermain dengan mobil mainannya. “Nak, kamu nggak sabar kan pergi ke Jepang? Nenek janji bakal nemenin kamu di semua wahana di Disneyland.” Alvano tertawa kecil sambil mengangkat

