Bab 135

2791 Kata

Siang itu, setelah sarapan hangat yang dibuat Sarah dan dibantu Mama Raisa, suasana rumah terasa tenang dan nyaman. Alvano, yang sudah kenyang dengan MPASI, mulai merangkak mendekati dinding ruang tamu, matanya berbinar penuh rasa ingin tahu. “Lihat, Mama, Nak pengen berdiri!” kata Sarah sambil tersenyum, menatap bayi itu. Kavindra ikut mencondongkan tubuh, tersenyum. “Hati-hati, Nak. Papa di sini kalau kamu butuh bantuan.” Alvano menahan diri sebentar, lalu mencoba menempatkan tangannya di dinding untuk berdiri. Tubuh kecilnya berguncang, dan sekejap kemudian dia terjatuh ke lantai dengan tawa kecil tapi juga sedikit terkejut. Raisa segera menghampiri, menunduk dan mengangkat Alvano perlahan. “Aduh, Nak… Nenek bantuin, ya. Jangan takut jatuh. Nenek ada di sini,” katanya sambil menepuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN