Bab 19 Ingin Pindah Ke Apartemen

1125 Kata

Di sebuah kamar, Ziva tengah berbicara dengan lawan mainnya. Dia memang wanita yang terlalu liar bermain dengan seseorang disamping dirinya. "Permainanmu sangat bagus," puji seorang pria tersebut pada Ziva. Ziva hanya tersipu malu mendengar pujian tersebut. Dia lalu memikirkan sesuatu kembali karena sejak bosnya itu mengambil cuti. Semua urusan kerjaan diberikan kepadanya semuanya. "Sudah lepaskan, aku masih ada urusan." "Kenapa tidak mengambil cuti saja? Bukannya bos mu juga cuti karena menikah." Ziva menoleh kearah pria yang ada disampingnya. Dia tahu kalau Zalina memang mengambil cuti menikah. Namun, dia tidak diberikan libur. Bahkan disuruh Zalina untuk tetap bekerja selama wanita itu mengambil cutinya. "No, aku akan tetap bekerja." Ziva berdiri dan dia merapihkan bajunya d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN