"Julian?" Suara wanita itu lembut, tenang, namun sanggup menghentikan detak jantung siapa pun yang mendengarnya. Yura melangkah maju sedikit, memberikan senyum tipis yang sangat sopan. Tatapannya tertuju lurus pada Julian, seolah dunia di sekeliling pria hanyalah latar belakang yang kabur. Ada binar yang ia coba tekan dalam-dalam saat menatap sosok pria berbaju Batik di depan sana. Termasuk Milea. Julian tidak melepaskan tatapannya, tapi alih-alih memberikan sapaan hangat, ia justru melakukan gerakan yang sangat provokatif. Tanpa mengalihkan pandangan dari Yura, Julian menarik Milea lebih rapat ke sisinya. Lengannya melingkar kuat di pinggang Milea, menekan tubuh mungil itu hingga menempel total pada tubuhnya yang tegap. Sebuah klaim kepemilikan yang sangat jelas, seolah ia sedang memban

