Bab 34. The Real Cegil

1453 Kata

Liburan tiga minggu di Jakarta terasa seperti embusan napas segar bagi Julian dan Milea setelah hiruk-pikuk kehidupan mereka di Shanghai. Selama dua minggu pertama, rumah besar mereka di Pantai Indah Kapuk (PIK) selalu terasa hangat. Kehadiran Mama Widuri yang supel dan hobi memasak membuat suasana rumah tak pernah sepi. Milea merasa sangat dimanjakan, sementara Julian—meski masih harus sering bolak-balik ke kantor urusan militer atau sekadar koordinasi di markas pusat selalu memastikan pagi harinya milik istrinya. Ritual pagi mereka di PIK selalu sama, joging santai menyusuri jalanan aspal yang bersih, menghirup aroma laut yang samar, dan berakhir dengan sarapan bubur ayam atau soto di pinggir jalan yang menjadi favorit Milea. Namun, memasuki minggu kedua, Julian ingin sesuatu yang ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN