Bab 37. Pengakuan Sang Kapten

1437 Kata

Pukulan itu begitu tiba-tiba. Suara bugh yang berat bergema di area parkir yang sunyi, disusul suara tubuh Julian yang menghantam pintu mobil Mercedes-nya. "Julian! Berani-beraninya kau main belakang dengan istriku!" geram Dante—suami Yura. Ia berdiri dengan napas memburu, jas mahalnya sedikit kusut, memperlihatkan sosok pengusaha sukses yang sedang kehilangan kendali diri. Julian tidak langsung membalas. Ia menegakkan tubuh perlahan, mengusap sudut bibirnya yang pecah dengan punggung tangan. Matanya yang tadi melembut saat menatap Milea, kini berubah menjadi sedingin es. Aura komandonya keluar seketika. "Jaga bicaramu, Tuan. Kau tidak tahu apa yang sedang kau hadapi," suara Julian rendah, mengandung ancaman yang membuat suasana semakin mencekam. "Aku tahu apa yang aku lihat! Yura mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN