You are my ex beloved and now ... kamu istriku, ibu dari anak-anakku. . . "Apa tadi?" Tania melengos, malah berniat hengkang. Namun, Mars menahan. Masih di ruang tengah pada malam itu. "Coba bilang sekali lagi." Mars mengimbuhi, mencecar sang istri. Perihal yang Tania katakan amat pelan bahwasanya .... "I ....?" Mars memancing. Wajah Tania sudah memerah. "Mami ... plis. Bilang apa tadi? Papi mau denger lagi. Habis itu, udah." Oke, fine. "I love you too. Puas?!" Sudut bibir Mars praktis berkedut senang mendengarnya, melukis senyuman, lalu memeluk Tania seraya membenamkan wajah di bahu mami Cely. Rasanya ada begitu banyak kembang api imaji yang meledak di d**a Mars. Dia kecup belakang kepala Tania. Kemudian membenahkan pakaian sang istri, dengan senyum yang terus terkembang di

