95. Kemungkinan Hamil

1011 Kata

"Yuri!" Erik langsung menahan tubuh istrinya yang limbung. Yurika berusaha tersenyum meski lemah. "Aku... mungkin masuk angin, Mas." Namun Erik tidak percaya. Ia panik. Baginya, kebahagiaan malam ini tidak berarti apa-apa jika istrinya jatuh sakit. Tanpa pikir panjang, Erik langsung menggiring Yurika menuju kamar. Dalam perjalanan menuju suite mereka, Erik bertemu Yoga dan Fina, kakak ipar Yurika, yang baru saja membawa Vino ke kamar karena sudah mengantuk. "Yuri kenapa?" tanya Yoga khawatir. "Dia muntah. Aku takut dia sakit," jawab Erik, nadanya cemas. Fina yang melihat adik iparnya lemah langsung mengambil alih. "Biar aku yang urus." Meski Erik ingin tetap mendampingi, ia akhirnya menyerah saat Fina menepuk lengannya pelan. "Tenang Pak Erik." "Saya titip Yuri sebentar. Saya haru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN