Nona Muda Jagat

2561 Kata

Tok! Tok! Tok! “Bapak, makan malam sudah siap,” ujar seorang pelayan dari balik pintu kayu, suaranya terasa redam sebab aktivitas yang dilakukan di dalam kamar tengah mengambil alih kewarasan keduanya. Bagaimana suara kulit beradu, lenguhan tertahan dan juga geraman Mahadewan yang sesekali diselingi dengan umpatan, akibat sulit mendefinisikan bagaimana nikmat yang ia rasakan. Dijepit, begitu dalam terasa tersedot oleh lahar panas, yang membuatnya enggan untuk melepaskan diri, ingin melebur lebih dalam, lebih kuat bahkan kalau bisa terus menyatukan tubuhnya, memakan Arunika yang kini kembali kejang, tubuhnya melengkung, tangannya meremas sprei dengan kuat dan napasnya putus-putus seiring dengan tubuh yang masih bergetar halus. Dari atas, Mahadewan melihat bagaimana keringat membanjiri pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN