Bab 52 Memancing Kecemburuan

980 Kata

Ardito mengetuk pintu itu dengan begitu sangat kencang. Sepertinya dia sedang marah sekarang. Aku tidak tau harus bagaimana menghadapinya. "Keluar Amira!" "Jangankan mobilnya Gita." Gilang malah minta menjalankan mobilnya. Gita juga bingung harus bagaimana sekarang. Begitupun denganku sekarang. Apa aku menghampiri Ardito saja sekarang. "Apa yang kamu tunggu Gita? cepat jalan!" "Aku keluar saja." Lebih baik aku temui Ardito sekarang daripada nanti malah semakin kacau jadinya. Aku keluar dan Ardito menarik tanganku dengan begitu sangat kencang. Tanganku yang satunya dicekal oleh Gilang. Astaga.. dua direbutkan oleh dua orang ini. Apa yang aku pikirkan, Ardito tengah marah sekarang. "Jangan menyakiti Amira! Aku tidak akan membiarkan kamu menyakiti Amira." "Jangan coba untuk ikut camp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN