Malam hari yang begitu sangat indah. Aku sekarang berada di rumah milik keluarga Ar-Rasyid. Entahlah, mereka mengundangku untuk datang dan makan malam bersama dengan Ardito. Aku curiga sepertinya ada hal yang ingin dibicarakan oleh keluarga mereka. Apalagi melihat pandangan Mamah Lia padaku. "Kalian tumben sekali mengajak kami makan malam." "Bukan hanya itu, Mamah juga berharap kalian menginap satu malam di rumah ini." Aku menatap curiga pada ibu mertuaku. Pasti dia sedang merencanakan sesuatu sekarang. Aku yakin dengan hal seperti itu. "Gimana Amira, kamu mau kan?" Lihat sekarang, Mamah Lia malah bertanya seperti itu padaku. "Aku sih terserah sama Ardito saja." Begitulah yang aku katakan pada ibu mertuaku. Tidak ada hal yang bisa aku katakan lagi sekarang. Apalagi kami semuanya su

