Gino mengantarku hingga ke depan rumah milik Dito. Aku tersenyum dan mengucapkan terima kasih padanya. Dia orang yang begitu sangat baik. "Makasih yah, Gino." "Iya, sama-sama. Kalau begitu aku pamit dulu yah." "Gak mau mampir dulu ke dalam?" "Enggak deh, lain kali aja. Salam untuk Dito." Setelah mengatakan hal tersebut, Gino akhirnya menjalankan mobilnya untuk pergi dari tempatku sekarang. Sedangkan aku mulai melangkah masuk ke dalam rumah. Berjalan menuju ke arah kamar hingga tiba-tiba seseorang mendorongku ke atas sofa. Aku melihat ke arah orang tersebut, dan ternyata itu adalah Dito. "Kamu pulang bersama dengan pria itu? Apa sekarang kamu mencoba untuk berselingkuh dariku, hah?" Dito mengatakan hal tersebut tepat di depan mataku, dengan pandangan penuh menyelidik ke arahku. Bahk

