Aku telah sampai di apartemen milikku. Sehabis membersihkan diriku, akhirnya aku memutuskan untuk menunggu kehadiran Gita. Katanya dia membawa kabar tentang Radit. Aku merasa penasaran juga dengan dirinya. Hingga terdengar suara ketukan pintu dan aku melihat siapa orang yang kini datang. Aku kira itu adalah Gita, namun ternyata aku salah. Itu Ibu mertuaku. Untuk apa dia datang ke sini? Apa dia akan memakiku lagi seperti wanita itu. “Amira.” Kenapa dari nada suaranya dia terlihat begitu bersih. Apa yang sebenarnya terjadi dengan ibu mertuaku sekarang. Lebih baik aku ajak masuk saja karena tidak sopan kalau aku membiarkan dia tetap di depan pintu. “Mamah Lia. Ayo masuk.” Aku mempersilakan Mamah Lia untuk masuk ke dalam apartemenku yang memang aku huni sendiri. “Terima kasih,” “Silaka
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


