Aku berada dalam mobil milik Ardito. Sebenernya aku tidak mau ada ditempat ini. Namun, sepertinya Dito tidak bisa ditentang dan dengan sangat terpaksa aku ikut besama dengannya. Tidak ada bicara yang dia katakan membuatku merasa sangat kesal. "Kenapa kamu tiba-tiba baik?" "Salah yah kalau aku sekarang jadi baik.?" Aku terdiam setalah Ardito mengatakan hal ini. Aku yakin kalau dia sedang menyembunyikan sesuatu dariku. Tangannya yang tidak bisa diam itu malah mengengam tanganku. "Aku sudah putus dengan Polisa." Ardito mengatakan hal itu, dan aku otomatis tertawa dengan apa yang dia katakan barusan. Bagus dengan kalau dia sudah putus. Aku jadi lega mendengarnya. "Terus apa gunanya kamu mengatakan hal itu padaku." "Yah itu artinya misimu sudah berhasil." "Menang. Misiku sudah berhasi

