Tidak ada Ardito di sampingku sekarang. Ke mana dia? Apa dia masih marah padaku? Melihat ke arah jam yang ternyata sudah setengah tujuh, aku memutuskan untuk mandi dan membersihkan diriku. Setelah segar, aku menemukan baju kerja yang ada di ranjang. Mungkin ini baju yang sudah disiapkan untukku kerja sekarang. Kemeja yang begitu pas di badanku, tidak lupa rok span dan juga dalaman bajunya. Eh tunggu… apa ini kerjaan Ardito? Yah, dia sudah hafal ukuran celana dan juga bra yang biasa aku gunakan. Aku akhirnya memutuskan untuk memakai baju ini. Sepertinya Ardito sudah berkumpul dengan keluarganya. Setelah berpakaian rapi, aku pergi untuk bergabung bersama dengan mereka. "Lihat tuh, istri kamu baru bangun." Entah kenapa ucapan dari Mamah seperti menyindirku. Aku biasanya bangun pagi, tapi

