Saling Khawatir.

1127 Kata

Darren pulang menjelang tengah malam, dia masuk ke rumah dengan langkah pelan, tak mau sampai membuat keributan dan membangunkan Widi dan Youra. “Darren?” Darren berjingkat kaget ketika melewati ruang tamu, dan ketika lampu menyala, dilihatnya Widi yang mengerjap memicingkan matanya menahan silau. “Kenapa baru pulang?” tanya Widi sambil bangun dan menguap lebar, rupanya dia menunggu Darren sampai ketiduran di sofa. Darren meluruhkan bahunya sambil kemudian merangkul bahu Widi. “Mama kenapa nggak tidur saja!” ucapnya, tak tega melihat ibunya yang masih terkantuk-kantuk. Widi kembali menguap sebelum menjawab. “Habisnya Mama khawatir, apalagi kamu kan lagi menghadapi kasus di kampus!” katanya. Darren menghela nafas berat. Mungkin ada baiknya dia tak lanjut memberitahukan semuanya pad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN