Mayday! Mayday!

1104 Kata

Waktu berlalu, di sebuah rumah sakit jam baru menunjukkan pukul 04.00 dini hari, tampak Sonya mulai membuka matanya perlahan. Lalu pandangan matanya menyapu ke sekeliling, menganalisa tentang keberadaannya. Lalu dia menoleh kearah tangannya karena merasakan hembusan nafas yang hangat. Sonya menggerakkan tangannya yang terasa keram karena dalam genggaman pria itu, sedangkan satu tangannya lagi terpasang selang infus. Merasakan ada yang bergerak, sontak Matthew terbangun. “Sonya! Kau sudah terbangun, Sayang? Apa yany kau rasakan? Apakah kepalamu terasa pusing, apakah kau merasa kesakitan atau mual? Aku akan memanggil dokter…” ucap Matthew dengan sigap dan wajah sumringah. Rasa lelahnya sontak hilang begitu saja begitu melihat wanita terkasihnya telah siuman. Pandangan mata Sonya terhen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN