“Ich, Mas. Mandi dulu sana. Ayok kita mandi bareng…” bisik Sonya sontak membuat mata Haris terbelalak lebar seperti lampu ribuan watt, hilang semua kantuk dimatanya hanya karena bisikan mesra dari sang istri. Tanpa basa-basi dia bangkit berdiri dan mengangkat tubuh suaminya berjalan menuju bath up. “Mas, apa-apaan sih. Kenapa di gendong segala…” ronta Sonya hingga dia Tersipu malu. “Bukankah kau tadi menginginkan atraksi kita di kamar mandi? Baiklah aku akan melakukannya untukmu. Apapun untuk istriku akan aku kabulkan…” bisik Haris sembari menggigit telinga sang istri. Setelah berendam di dalam bath up, Haris mulai beraksi dengan aksinya. Tak tanggung-ganggung dirinya kini gencar menyerang sang istri. Maklum saja kantuknya telah hilang. Sementara di tempat yang berbeda di pantry hotel

