Karena merasa ada yang janggal dan juga membuatnya penasaran, sehingga setelah Kania tidur, Edward pun menemui ayahnya yang di saat itu sudah beristirahat di kamar namun belum terlelap. "Papa tahu, pasti kamu belum puas dengan penjelasan Papa tadi," ucap Wira dengan suara berat, seolah memikul beban yang sudah lama tertahan. Ia menatap Edward dalam-dalam, mencoba menebak gelisah yang tersembunyi di balik tatapan anaknya. "Iya, Pa. Ada apa sebenarnya? Aku tahu, Papa menyembunyikan sesuatu," desah Edward, suaranya penuh keraguan dan harap. Wira menghela napas panjang, lalu mengungkapkan hal yang benar-benar serius, "Pak Bastian, sudah bertahun-tahun akhirnya beliau kembali dari luar negeri. Dulu, dia punya istri dan seorang anak kecil yang tinggal di Indonesia. Tetapi karena suatu sebab y

