Namun, Edward menolak menyerah begitu saja. Janji pada Bastian sudah terucap dan hatinya berkata bahwa mencoba bukanlah kesalahan. Namun, jika Kania benar-benar menolak kehadiran Bastian sebagai ayah, dia berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak memaksa. Dia akan berdiri di belakang istrinya, menjadi benteng terkuat yang melindungi perasaan wanita yang sangat dicintainya itu. "Kenapa tiba-tiba kamu tanya seperti itu? Apa kamu yakin nggak menyembunyikan sesuatu dari aku?" Kania menatap Edward dengan mata penuh kecurigaan. Edward menghela napas panjang, berusaha menenangkan perasaannya. "Tidak ada, Sayang. Benar-benar tidak ada apa-apa," jawabnya dengan suara serak namun tegas. *** Hingga akhirnya, keduanya tiba di restoran yang menjadi salah satu tempat favorit mereka — sebuah surga ke

