Sebulan pun berlalu sejak Arya berangkat ke luar negeri, menjalani pengobatan yang penuh harapan. Kabar yang tiba di keluarga seperti angin segar di tengah badai, menyatakan pengobatan itu berhasil. Arya kini berada di fase penyembuhan, tetapi sudah bisa beraktivitas meski tidak boleh kelelahan. Dia juga menetap sementara waktu di sana. Bersamanya, Renata yang setia menemani—tidak hanya sebagai istri, tapi juga rekan kerja. Mereka menyelami dunia bisnis keluarga, memadukan keahlian dengan semangat yang tak pernah padam. Sementara itu, di tanah air, Kania dan Edward menjalani hari-hari mereka dengan ketenangan yang hampir sempurna. Rumah tangga mereka semakin mesra, bagaikan api yang terus membara, memperkuat ikatan yang tak tergoyahkan. Pekerjaan berjalan lancar; bahkan Perusahaan Drax be

