Pertemuan Di Atas Awan

2335 Kata

Airine menatap ke luar jendela, matanya mengikuti bentuk-bentuk kapas raksasa yang ada di bawah mereka. Dia mendengar suara lembut di sebelahnya saat seseorang duduk di kursi yang sebelumnya ditempati oleh wanita hamil yang kini sudah pindah ke kabin first class. Airine tidak peduli. Dia hanya menarik jaketnya lebih kencang, menutup kepalanya dengan capucon, dan menyempitkan dunianya menjadi hanya di jendela pesawat ini. Dia ingin tenggelam dalam kesendiriannya, sampai akhirnya tiba di tempat tujuannya. Tapi sesuatu mengganggu konsentrasinya. Sebuah aroma parfum maskulin. Itu adalah aroma yang mahal, berbeda, dan entah bagaimana terasa familiar. Hidungnya berkedut, dan sebuah peringatan samar berbunyi di benaknya, tapi dia mengabaikannya. Pria di sebelahnya pasti seorang eksekutif

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN