Barry dan Lisa berjalan bersama menuju kamar tempat mereka menginap malam ini, dimana mereka akan menghabiskan malam pertama nanti. Barry membantu Lisa memegangi ekor gaunnya yang tadinya menjuntai di lantai, sehingga perempuan itu bisa berjalan lebih cepat. Tapi tiba-tiba Lisa berhenti begitu saja, membuat Barry menoleh padanya dengan heran. “Lisa? Ada apa? Apa ada yang lupa?” tanyanya. Lisa mendengus pelan dengan wajah cemberut. “Kamu nggak mau gendong aku gitu?” celetuknya sambil berkacak pinggang. Barry tertegun sebentar kemudian terkekeh sendiri, sepertinya Lisa mengharapkan perlakuan romantis darinya setelah mereka resmi menjadi suami istri, yang mana biasanya si lelaki akan memboyong istrinya menuju kamar pengantin. “Aku juga lelah, Lisa, nggak ada tenaga buat buat gendong k

