Rasa Bersalah Arman.

1058 Kata

Tatapan Arman semakin tajam. "Pura-pura? Lisa, dengar baik-baik. Aku mencintai Alin. Aku memilih Alin. Dan tidak peduli apa yang kamu pikirkan atau apa yang terjadi semalam, aku tidak akan pernah kembali padamu." Lisa mendekat sekali lagi, kali ini dengan tatapan lebih serius. "Arman, aku hanya ingin kita bersama lagi. Aku ingin memperbaiki semuanya. Kita punya masa lalu yang indah, dan aku tahu kamu juga mengingatnya." Arman menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan amarahnya. "Lisa, semalam tidak berarti apa-apa. Tidak untukku, dan tidak untuk masa depan kita. Kamu harus berhenti bermimpi. Aku tidak akan meninggalkan Alin untukmu. Jangan pernah berpikir itu akan terjadi." Lisa menatapnya dengan tatapan terluka, tetapi ia segera menutupinya dengan senyuman kecil. "Kamu bilang beg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN