Permohonan Lisa.

1042 Kata

Siang itu, Arman tengah duduk di ruang kerjanya yang penuh dengan dokumen. Suasana kantor terasa sibuk seperti biasa, tetapi pikirannya tetap fokus pada pekerjaannya. Ia sedang menyelesaikan presentasi penting untuk rapat sore nanti ketika ponselnya tiba-tiba berdering. Arman meraih ponselnya, melihat layar, dan membaca nomor yang tidak dikenal. Awalnya ia ragu untuk mengangkat, tetapi akhirnya ia menekan tombol hijau. "Halo," sapanya. "Selamat siang, Pak Arman. Saya dari rumah sakit tempat Bu Lisa dirawat," ujar suara seorang perawat di seberang. Jantung Arman langsung berdegup lebih cepat. "Ada apa? Apa yang terjadi dengan Lisa?" tanyanya dengan nada tegang. "Maaf mengganggu, Pak. Tapi pasien ibu Lisa menolak makan, tidak mau minum obat, dan bahkan tadi dia melepas selang infusnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN