Ada rasa kecewa terhadap sosok yang mereka pikir adalah kesempurnaan. Bagaimana bisa dulu Daddy nya melakukan kejahatan itu terhadap Mommy mereka. dengan cara mempermainkan dua saudari langsung kemudian membuang sang Mommy tanpa mengakui itu adalah anak darinya sendiri. “Kalau kita yang dikandungan Mommy waktu itu, berarti Daddy juga gak akan mengakui kita ya, Bang?” Jullian menghela napasnya dalam. Bagaimana bisa sosok itu terus membahas hal itu semalaman sampai sekarang bangun lagi. “Gini, kenyataannya sekarang Daddy sama Mommy baik baik aja kan?” “Mungkin aja ada lagi yang mereka sembunyiin. Gimana kalau misalnya mereka ternyata di belakang kita gak saling sayang? gimana kalau Mommy itu terpaksa dan tersakiti selama ini?” “Jangan ngarang, kita semua liat gimana Daddy sayang banget s

