Ancaman demi ancaman masuk ke dalam pikiran Reysa, memang siapa yang mau untuk dituntut dengan ganti rugi. Jadi pacar Jullian ya? jadi pembantunya saja sudah membuat Reysa pusing! Jullian itu dictator, kaku dan juga pengancam. Reysa sendiri tidak mau kehilangan statusnya sebagai seorang perawat yang sudah dirinya inginkan sejak lama. “Pak, kalau misalnya orang orang di rumah sakit tau. Gimana?” “Hah? Ya pasti mereka tau lah. Kamu juga harus bilang hal yang sama ke mereka.” “Saya paling gak bisa bohong kalau sama sahabat saya, Pak.” “Pokoknya kamu nurut sama saya. Tapi jangan ada yang tau kalau kita tinggal bareng, karena bisa bisa nantinya saya dalam masalah sama Mommy saya.” “Mommy ya?” gumam Reysa yang sekarang sedang membuat nasi goreng untuk sarapannya sendiri, mengingat Jullian h

