Happy Reading... . . . Rebecca menunggu reaksi racun itu bekerja setelah Arthur meminum kopi buatannya. Sebentar lagi Arthur akan mati lalu dia bisa menguasai seluruh hartanya. Namun setelah menunggu beberapa lama, Arthur sama sekali tidak menunjukkan reaksi apapun bahkan setelah pria itu selesai menyesap kopinya. Dia merasa kebingungan, apa dia salah membeli racun? Daddy Arthur menatapnya dengan tatapan yang sulit untuk diartikan. Pandangan matanya terlihat tajam seolah ada bilah pisau yang menghunusnya. "Kenapa sayang? apa kamu sedang menunggu suamimu ini mati? " DEG Jantung Rebecca memompa dua kali cepat dari biasanya. Keringat dingin mulai bercucuran membahasi pelipisnya. Apa niatnya sudah terbongkar sebelum dia memulai aksinya? "A... apa maksudmu Arthur? a... aku sama s

