Ancaman-2

719 Kata

“Cukup, Tasha!” suara bapaknya meninggi. “Kamu tahu sendiri kondisi keluarga kita sekarang. Utang Bapak gak main-main jumlahnya. Dan mereka gak akan diam kalau tahu Bapak gagal bayar. Satu-satunya jalan—” “Jadi aku harus dikorbankan?” Tasha menyela, suaranya naik, matanya berkaca. “Aku harus jadi alat tukar?! Jadi pengganti uang Bapak?! Demi apa? Demi nyawa Bapak yang penuh keserakahan itu?! Gak cukup selama ini Bapak rusak hidup aku?! Sekarang Bapak mau jual aku juga?!” “Bapak menyelamatkan keluarga kita!” bentaknya, maju satu langkah. Tasha bangkit dari ranjang, meski tubuhnya masih lemah. “Dengan memaksa anakmu nikah sama pria b******n?! Aku bukan barang, Pak!” Dan kemudian— Plak! Tamparan itu membelah udara. Kepala Tasha menoleh keras ke samping, rambutnya berantakan, dan mata ib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN