Ia memang ke sini untuk Dita. Tapi sekalian saja, menjalankan urusan sebagai pengurus Subdivisi Akademik Pascasarjana Universitas Jayakarta Darma Persada yang tengah menjajaki kolaborasi dengan institusi luar negeri. Pagi ini, kampus tujuan Bram adalah University of British Columbia (UBC), salah satu universitas ternama di Vancouver. Reputasinya internasional, dan cukup prestisius untuk menjalin kerja sama. Mobil hitam dari pihak kampus sudah menunggu di lobi hotel. Supir muda dengan seragam rapi membungkuk kecil saat membuka pintu. “Good morning, Mr. Raditya. The university is expecting you.” Bram hanya mengangguk singkat. “Let’s go.” Perjalanan berlangsung singkat namun sunyi. Begitu tiba, kampus UBC menyambutnya dengan lanskap arsitektur modern, langit kelabu yang teduh, dan udara b

