Gairah yang Bergeser-2

735 Kata

“Kamu ini maunya bagaimana, Mireya?” ucapnya akhirnya, datar tapi tegas. “Tiba-tiba ambil keputusan sepihak. Tiba-tiba datang ke rumah sakit. Tiba-tiba nyuapin Daisy. Pendekatan seolah gak pernah nolak dulu waktu aku minta kamu ketemu Daisy.” Nada suaranya meninggi, namun masih terkendali. “Ini membingungkan. Apalagi sekarang ada Rania yang... meskipun hanya pura-pura, tapi tetap posisi dia jelas. Dan ibu aku udah jelas-jelas gak nyaman sama kamu. Dan kamu tahu itu.” “Aku cuma mau mendekatkan diri, Mas…” potong Mireya pelan. “Biar disukai juga sama anak kamu.” “Tapi waktunya gak pas.” “Terus aku harus gimana, Mas?!” Mireya menaikkan suara. Suaranya mulai gemetar, emosinya meluap. “Aku mau berubah demi kamu! Aku tahu aku salah karena sibuk dengan kerjaan, aku tahu kamu kecewa... tapi j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN