Bab 49

2794 Kata

Nabila berdiri di depan gedung kantor Elang sembari membenarkan pegangan tas kain yang ia bawa. Di dalam tas tersebut ada dua kotak bekal yang sudah ia siapkan sejak tadi. Makanan itu masih terasa hangat. Wanita yang biasanya bermalas-malasan kini rela berkutat dengan alat-alat dapur. Berusaha membuat makanan kesukaan suaminya dengan rasa yang pas. Ia tahu semua informasi tersebut dari pelayan yang biasa menyiapkan segala keperluan Elang selama tinggal di penthouse. Langit siang ini cukup cerah, berbanding terbalik dengan suasana hati Nabila yang terasa janggal sejak tadi. Ada sebuah firasat buruk yang tiba-tiba menyelinap ke dadanya. Wanita tersebut menarik napasnya panjang ketika hendak melangkah masuk ke lobi. Satpam yang bertugas di sana tersenyum sembari membungkuk sekilas, k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN