Bab 99

2796 Kata

Elang mengangguk. Pandangannya beralih refleks, dari Senja ke Yogas. Wajahnya datar, terlampau dingin. Sorotnya tidak bersahabat sama sekali. "Aku pulang dulu, Om." Yogas langsung meraih lengan Senja, menjauhkan perempuan itu dari Elang. Atensi Senja sontak terputus. Ia mengikuti langkah Yogas yang kini membukakan pintu dan memintanya untuk duduk di kursi penumpang. "Biar aku yang nyetir." Senja hanya mengangguk. Namun, tatapannya kembali pada Elang yang masih berdiri di samping mobil depan sana. Melalui pantulan spion yang tergantung di atas dasbor, Senja melihat bagaimana pantulan pria itu makin menjauh dan mengecil,. Setelahnya hilang ketika mobil keluar dari tikungan basemen. Elang mematung. Menyimak kepergian mobil hitam yang dikemudikan Yogas. Ia mengerjap, kembali masuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN