Bab 88

2638 Kata

Nabila beralih menatap Yogas—seorang laki-laki yang memang tidak familiar baginya. Ia hanya pernah bertemu dengannya beberapa kali , itu pun dalam waktu singkat. “Anak kecil sepertimu tau apa, huh?” Nabila membalas dengan wajah jengkel. Sebelah alis Yogas terangkat. “Saya tau banyak, termasuk kamu yang merebut Om Elang dari Senja.” Tangan Nabila terkepal kuat. Tatapannya ia bawa ke sekitar. Barulah wanita tersebut sadar jika orang-orang sedang menyimak pertikaian mereka, bahkan ada yang dengan sengaja merekam. Karena kepalang malu, Nabila mundur beberapa langkah. Wanita itu sempat melempar lirikan sinis pada Senja, sebelum akhirnya berbalik dan pergi begitu saja. Setelah bayangan Nabila tidak lagi terlihat, Yogas menaruh atensinya pada Senja. Ia menarik paksa lengan perempuan terseb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN