Elang menarik pergelangan Senja. Entah bagaimana ceritanya, sekarang posisi perempuan itu berada di atas pangkuan menghadapnya. Pria itu sengaja menggerakkan panggul, seolah-olah keduanya tengah melakukan hubungan badan di dalam mobil. Senja hendak beranjak. Namun, pinggulnya ditahan oleh Elang. “Diam atau kita akan ketahuan, Senja.” Seketika perempuan tersebut paham. Ia memilih diam dalam posisi tersebut, meski merasa tak nyaman sedikit pun. Melihat pengawal Baskara yang hampir takada jarak dengan mobilnya, Elang segera mengacungkan jari tengah tangan kanannya pada pria tersebut. Anak buah Baskara itu menyipit, melihat baik-baik perempuan yang hanya terlihat surai rambutnya. Wajah Si Pria juga tak kelihatan akibat minimnya cahaya di area tersebut. Seketika ia mundur ketika merasa

