Bab 74

2562 Kata

Senja memegangi pagar balkon sembari menatap ke bawah dengan mata berbinar. Ia terpukau dengan pemandangan di pusat Kota London. Dari atas, Senja dapat melihat dengan jelas beberapa gedung pencakar langit, jalanan ramai, juga deru mesin mobil yang halus. Senja dan Baskara telah sampai di Kota London beberapa jam lalu. Pria tersebut memang memilih untuk bermalam di sebuah hotel, sebelum memutuskan untuk menuju ke rumah Mirasih yang ada di sana. Di tengah keheningan itu, tubuh Senja sedikit terlonjak ketika tangan Baskara melingkar di pinggangnya. Ia menoleh sedikit. Napasnya tertahan ketika wajah Baskara sudah ada di ceruk lehernya. Pelukan pria itu erat, seolah tak ingin melepaskan. Beberapa detik menetralkan degup jantungnya yang abnormal, Senja kembali tenang. Ia biarkan Baskara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN