26 ðŸŒđ Bertemu Marrie & Malam yang Menyiksa

1590 Kata

Pintu kamar itu berderit pelan terbuka. Rose yang sedang duduk di depan cermin sontak menoleh, dan detik berikutnya napasnya tercekat. Eros berdiri di ambang pintu dengan setelan jas hitam pekat, dasinya rapi, aura karismanya seolah memenuhi seluruh ruangan. Namun matanya—mata tajam yang biasanya dingin—saat ini justru terhenti penuh keterkejutan ketika melihat sosok Rose. Ia tak segera melangkah. Seakan tubuhnya membeku. Rose meremas jemari di pangkuannya, gugup. “Kauâ€Ķ menatapku seperti itu, Eros,” ujarnya pelan, pipinya memerah. Eros akhirnya melangkah, langkahnya berat tapi pasti. Ia berhenti tepat di hadapan Rose yang masih duduk, lalu menunduk perlahan, tatapannya tak bergeser sedikit pun. “Kauâ€Ķ” suaranya nyaris serak. “Aku pikir aku sudah terbiasa melihatmu. Tapi ternyata aku sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN