22 🌹 Jatuh Cinta Pada Eros?

1970 Kata

Perjalanan pulang berlangsung tanpa kata. Rose bersandar di kursi mobil, menatap kosong ke luar jendela. Matanya sembab, bibirnya kering, seakan seluruh tenaga dan emosinya terkuras habis. Eros hanya melirik sekilas, rahangnya mengeras, tapi ia tidak berkomentar apa pun. Sesampainya di rumah besarnya, Eros membopong tubuh Rose yang terasa ringan karena lemahnya, lalu membawanya ke kamar. Dengan hati-hati ia membaringkannya di atas ranjang, menyelimutinya hingga rapat. Gerakan itu lembut, nyaris bertolak belakang dengan sosok Eros yang dingin dan keras. Ia hendak berbalik, tapi jemari Rose menahan pergelangan tangannya. “Sebentar, jangan pergi dulu.” Suaranya serak, hampir hanya berupa bisikan. Eros menoleh, menunduk menatapnya. “Kau butuh istirahat.” Rose menggeleng lemah. Matanya yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN