Kembali Untuk Pergi

1514 Kata

Tiba-tiba saja suasana kamar Elvan menegang. Pria itu dalam kondisi kritis siang ini setelah percakapannya dengan Pandu. Seluruh orang yang ada di sana turut khawatir dan seperti takut karena Elvan mengalami henti jantung. “Zea, kamu harus kuat,” ucap Pandu yang kini memeluk tubuh Zea, menahannya agar tidak mengganggu proses penanganan pihak rumah sakit. “Mas, kamu bisa sembuh. Ayo, dong! Kamu harus bisa sembuh,” ucap Zea acak di antara isak tangisnya, berharap sang suami mendengar ucapannya yang memberi semangat dan berharap dia berjuang. Di sudut kamar itu, Yuza memeluk Gisel dan menahan diri untuk tidak ikut sedih melihat keadaan sang ayah. Di tengah suasana menegangkan tersebut, dua perawat menyuruh mereka untuk keluar dan menunggu di depan kamar agar tim medis bisa bekerja tanpa ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN